February 05, 2014

10 Profesi yang Terancam Punah, Digantikan Mesin

Dengan berjalannya waktu dan semakin canggihnya teknologi, pekerjaan yang biasanya dikerjakan dengan menggunakan tenaga manusia diprediksi akan tergantikan.

Menurut analisis dari Glassdoor, situs komunitas pencari kerja, otomatisasi akan meningkat drastis pada tahun 2033 mendatang. Pada saat itu, Glassdoor mengklaim sebanyak 47 persen dari pekerjaan yang ada saat ini akan diambil alih oleh tenaga mesin.

"Di masa depan, tampaknya kebanyakan dari pekerjaan yang ada saat ini, dari kasir keteller, akan diotomatisasi dan kebutuhan untuk orang sungguhan mengerjakan peran tersebut tidak akan diperlukan lagi saat teknologi sudah mampu dan mengambil tanggung jawab tersebut," kata Scott Dobroski, Ahli Komunitas Glassdoor.

Menurut Dobroski, ada beberapa jenis pekerjaan dengan keterampilan rendah, sepertitelemarketer, dapat digantikan dengan mudah oleh tenaga mesin.

Namun, pekerjaan yang membutuhkan kreativitas atau kemampuan sosial tinggi tidak akan tergantikan dengan mudah.

"Perencana pernikahan (wedding planner), sebagai contohnya, tidak berisiko untuk diotomatisasi seluruhnya karena kreativitas, komunikasi, dan kemampuan multitaskingdibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan," lanjut Dobroski.

Ingin tahu prediksi pekerjaan-pekerjaan apa saja yang bisa saja punah, tergantikan oleh tenaga mesin dalam beberapa tahun mendatang? Berikut 10 pekerjaan yang mungkin tergantikan, seperti dikutip dari Mashable.

1. Teller bank

Peran dari pekerjaan yang satu ini sudah mulai digantikan oleh mesin anjungan tunai mandiri (ATM). Saat ini, nasabah bank dapat mengambil uang tunai, transfer dana, membayar tagihan, hingga membeli pulsa melalui mesin ATM. Melalui sebuah mesin khusus lainnya, nasabah pun dapat menyetor uang tunai ke rekeningnya.

Menurut Mark Gilder, Director of Distribution Strategy Citibank, saat ini setidaknya 85 persen pekerjaan teller bank dapat dilakukan di ATM.

Meskipun begitu, jenis pekerjaan ini masih belum digantikan oleh mesin sepenuhnya. Menurut Bureau of Labor Statistics (BLS) AS, tidak ada perubahan yang terlalu signifikan pada jumlah tenaga kerja ini hingga tahun 2022 mendatang.

2. Kasir

Kasir merupakan salah satu contoh lain pekerjaan yang dapat digantikan dengan mesin. Beberapa toko besar di AS dan negara-negara Barat lainnya sudah menyediakan sebuah mesin khusus untuk layanan mandiri para pembelinya.

Nantinya, para pembeli bisa memindai dan melakukan pembayaran secara mandiri melalui mesin tersebut. Hingga saat ini, mesin mandiri tersebut diketahui sudah berjumlah 430.000 unit di seluruh dunia, meningkat hingga empat kali lipatnya dari tahun 2008 lalu.

3. Resepsionis

Tugas menerima panggilan telepon yang biasanya dimiliki oleh resepsionis saat ini sudah mulai dikerjakan oleh mesin penjawab atau sistem asisten virtual. Salah satu sistem yang mulai terkenal adalah virtual receptionist.

Di negara dengan teknologi maju seperti Jepang, peran resepsionis bahkan sudah tergantikan robot sungguhan.  

4. Operator telepon

Sama seperti resepsionis, tugas penerima panggilan dari konsumen sudah mulai tergantikan mesin penjawab otomatis.

5. Tukang pos

Peran surat berbentuk fisik saat ini sudah tergantikan oleh e-mail atau surat elektronik. Selain lebih hemat, tidak menggunakan prangko, kertas, dan lain-lain, e-mail dapat terkirim hanya dalam hitungan detik saja.

6. Agen perjalanan (travel agent)

Beberapa tahun lalu, konsumen harus pergi ke agen perjalanan apabila ingin memesan tiket pesawat. Namun, kini konsumen dapat melakukannya sendiri melalui situs maskapai yang ingin digunakan.

Selain lebih praktis, konsumen dapat memilah sendiri, tiket mana yang paling murah.

7. Juru ketik

Peran juru ketik untuk masa depan diprediksi akan tergantikan oleh mesin atau softwarepengenal suara. Saat ini, para ahli dan perusahaan teknologi raksasa terus mengembangkan dan menyempurnakan sistem tersebut.

8. Reporter 

Dengan meningkatnya layanan blog dan media online, profesi reporter media cetak atau koran diprediksi akan terus menurun.

Perangkat lunak pun kini sudah mulai dapat digunakan untuk menulis artikel. Sebagai contoh, The New York Times menggunakan teknologi situs web semantik untuk membuat pengumuman pernikahan.

Alih-alih seorang reporter menulis berita pernikahan, para pembaca dapat memasukkan informasi sendiri melalui dunia maya, seperti informasi pengantin, pekerjaan, dan banyak lagi. Informasi tersebut nantinya akan diatur sedemikian rupa oleh sebuah perangkat lunak untuk dijadikan sebuah artikel pengumuman pernikahan.

9. Penginput data (data entry)

Peran pekerjaan ini dapat digantikan oleh software pengenal suara, sama seperti juru ketik.

10. Telemarketer   

Tidak berbeda dari resepsionis, peran telemarketer juga bisa digantikan oleh sistem mesin penjawab otomatis.

Sumber: Kompas / Mashable.com

Kelebihan dan Kekurangan iPhone 5S


Perangkat iPhone 5S sudah resmi masuk Indonesia. Mari menyimak kembali beberapa kelebihan dan kekurangannya. 

Kelebihan

Perangkat ini datang dengan berbagai kelebihan baru dibandingkan dengan iPhone generasi sebelumnya, yaitu dari segi kamera dan juga prosesor.

1. Prosesor 64-bit. iPhone 5S disebut menjadi smartphone pertama di dunia yang dilengkapi prosesor 64 bit dalam bentuk chip Apple A7. Apple mengklaim bahwa prosesor ini memiliki kinerja olah data dan grafis dua kali lebih kencang dibandingkan pendahulunya, Apple A6 pada iPhone 5.

Apple turut menyiapkan sistem operasi iOS 7 berikut aplikasi-aplikasi yang mampu memanfaatkan arsitektur 64-bit dari iPhone 5S. Ponsel ini juga mampu menjalankan judul-judul software 32-bit yang didesain untuk pendahulunya.

2. Prosesor pendamping untuk memantau sensor gerak. Di samping prosesor utama A7, Apple juga turut membenamkan prosesor pendamping bernama M7. Tugasnya adalah secara khusus menangani input dari berbagai macam sensor di iPhone tersebut, termasuk accelerometer, gyroscope, dan kompas.

Prosor pendamping ini mengurangi beban pemrosesan dari prosesor utama dan membuka kemungkinan pemanfaatan oleh aplikasi-aplikasi navigasi dan kesehatan, misalnya Nike+ Move.

3. Kamera "iSight" baru. Unit kamera pada iPhone 5S memiliki sensor yang ukurannya 15 persen lebih besar dibandingkan pendahulunya. Sensor yang lebih besar ini turut memperbesar ukuran tiap-tiap fotodioda (pixel) yang pada gilirannya meningkatkan kualitas foto yang dihasilkan.

Konsep ini mirip dengan teknologi "Ultrapixel" dari HTC. Tetapi, Apple tidak memangkas ataupun meningkatkan resolusi kamera, tetapi tetap mempertahankan angkanya di 8 megapixel.

Kelengkapan lain yang tak kalah menarik adalah lampu flash dengan dua warna yang secara otomatis mampu menyesuaikan keluaran white balance dari flash sehingga selaras dengan kondisi cahaya lingkungan.

Selain itu, ada juga kemampuan merekam video slow-motion dengan frame rate 120 FPS pada resolusi 1280 x 720.

4. Pemindai sidik jari. Fitur yang satu ini berkaitan dengan keamanan. iPhone 5S mampu memanfaatkan sidik jari pengguna sebagai pengganti password untuk melakukan login, termasuk dalam membuka kunci lockscreen pada iPhone.

Layanan-layanan Apple seperti iTunes juga mendukung otentifikasi pengguna melalui pemindaian sidik jari.

Sensor sidik jari pada iPhone 5S terintegrasi pada tombol "Home" di bagian muka. Kini tombol ini dibuat dari bahan safir yang anti-gores dan mampu memindai sidik jari pengguna dri berbagai arah.

Kekurangan

Setelah mengetahui kelebihan dari perangkat tersebut, ada baiknya KompasTekno membahas kekurangan dari iPhone 5S. Berikut 5 kelemahan iPhone 5S, seperti dikutip dari Cnet.

1. Ukuran layar yang tidak berubah
Di saat kompetitor sedang berlomba-lomba untuk menghadirkan ponsel pintar dengan bentang layar sebesar mungkin, Apple tidak bergeming dengan ukuran yang ada sekarang.

Ukuran layar iPhone 5S tidak berubah dari iPhone 5S, yaitu sama-sama 4 inci. Ukuran tersebut hanya setengah inci lebih besar dibandingkan iPhone 4S.

2. Prosesor yang lebih cepat
Ya, dengan prosesor yang lebih cepat tentunya akan membuat iPhone 5S lebih bertenaga. Namun, hal tersebut ternyata hanya berperan besar agar aplikasi dan game berjalan lebih mulus.


Bagaimana dengan operasional perangkat lainnya? Sayangnya, untuk sebagian besar kegiatan operasional perangkat, prosesor tidak berperan banyak.

Selain itu, karena tenaga perangkat yang semakin besar dan berlipat gandanya transistor di prosesor, tentunya akan mengonsumsi daya baterai yang lebih besar.


3. Tidak ada peningkatan daya tahan baterai
Mungkin, sebagian besar orang tidak butuh prosesor yang lebih cepat, asalkan kegiatan operasional sehari-hari sudah terpenuhi. Yang banyak dibutuhkan oleh konsumen saat ini adalah kapasitas baterai yang lebih besar. Sayangnya, hal tersebut tidak diakomodir Apple di iPhone terbarunya.

4. Tidak ada model dengan kapasitas yang lebih besar
iPhone 5S saat ini hanya hadir dalam kapasitas 16, 32, dan 64 GB. Sayangnya, ia tidak dipersenjatai dengan kapasitas yang lebih besar dari itu, seperti 128 GB.

Saat ini, banyak pengguna yang menyimpan musik, foto, dan berbagai dokumen lainnya di perangkat ponsel pintar. Sangat dibutuhkan perangkat yang memiliki kapasitas yang besar.

Padahal, sudah banyak ponsel berbasis Android yang telah dilengkapi dengan dukungan terhadap kartu microSD berkapasitas hingga 64 GB.

5. Tidak terlalu banyak inovasi baru
Fitur pemindai sidik jari di iPhone 5S memang mendapatkan perhatian yang besar dari konsumen. Hal tersebut terjadi karena ini merupakan inovasi yang dianggap baik.

Sayangnya, inovasi tersebut hanya datang dari sisi fitur tersebut saja. Belum ada inovasi lain yang benar-benar membuat para konsumen merasa kagum, seperti pada saat iPhone untuk pertama kalinya diluncurkan.

Perempuan Lebih Cepat Dewasa, Ini Alasannya

Dalam mencari pasangan, wanita umumnya memilih pria yang berusia lebih tua darinya. Hal ini ternyata terjadi bukan tanpa alasan, wanita memang lebih cepat dewasa dibandingkan pria. Sehingga mencari pria yang lebih tua sebagai pasangan akan membuat hubungan berlangsung lebih harmonis.

Setidaknya sebuah studi terbaru yang dilakukan para peneliti dari Newcastle University dapat menjelaskan kenapa kaum hawa lebih cepat menjadi dewasa. Para peneliti mengungkap, otak anak gadis lebih cepat berkembang untuk membuat otak lebih efisien dalam bekerja ketimbang anak laki-laki.



Ketika orang bertambah tua, bagian tertentu dari otak akan menyusut. Ini karena otak secara otomatis "membuang" hubungan antara sel-sel yang tidak perlu, maka kerja otak pun semakin efisien. Hubungan-hubungan sel yang tidak terpakai itu pun menyusut dan mati.
Hasil pemindaian bagian dalam otak yang dilakukan para peneliti pun menunjukkan bahwa proses penyusutan ini mulai terjadi pada anak gadis berusia sekitar 10 tahun. Namun belum terjadi bahkan pada pria berusia 20 tahun.



Untuk menemukan kesimpulan tersebut, para peneliti melakukan pemindaian otak pada 121 orang dengan usia antara empat hingga 40 tahun. Peserta terdiri dari pria maupun wanita.Peneliti studi Marcus Kaiser, pakar saraf dari universitas yang sama menjelaskan, penyusutan bagian otak tertentu adalah proses pembelajaran yang normal. Otak tetap mengalami perkembangan, meskipun sebagian hubungan antarsel-nya menghilang.
"Ini seperti ketika Anda berada dalam pesta. Ketika Anda berbicara pada banyak orang, Anda tidak dapat berkonsentrasi. Berbeda dengan ketika Anda hanya bicara pada satu atau dua orang saja, suara mereka lebih mudah didengar," tuturnya.



Studi yang dipublikasi dalam jurnal Cerebral Cortex itu menjelaskan, semakin sedikit hubungan pada otak, semakin mudah otak untuk bekerja. Di samping itu hubungan jarak jauh antarbagian otak juga diperlukan agar fungsi otak menjadi efisien.


Sumber : Kompas/Dailymail